Lab Radio

Studio radio merupakan laboratorium yang digunakan untuk praktik penyiaran radio dan produksi konten audio secara profesional. Laboratorium ini mendukung pembelajaran pada berbagai mata kuliah seperti broadcasting radio, jurnalistik radio, produksi audio, public speaking, komunikasi massa, hingga manajemen media penyiaran. Melalui laboratorium ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung layaknya bekerja di industri radio profesional.

Studio ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti ruang siaran utama, ruang kontrol siaran, mixer audio, microphone broadcast profesional, headphone monitoring, komputer sistem siaran, software editing audio, perangkat recording, serta sistem pendukung radio streaming digital. Fasilitas tersebut memungkinkan mahasiswa untuk melakukan simulasi siaran langsung maupun rekaman program audio dengan standar industri media modern.

Dalam kegiatan praktik, mahasiswa dilatih untuk menguasai berbagai keterampilan seperti teknik announcing, voice over, penulisan naskah siaran, produksi berita radio, wawancara on-air, pembuatan iklan layanan masyarakat, produksi program hiburan, talkshow interaktif, podcast audio, hingga pengelolaan program siaran radio. Mahasiswa juga dibekali kemampuan dalam mengatur format program, memahami target audiens, serta mengembangkan strategi konten kreatif untuk media audio digital.

Sebagai bagian dari penguatan praktik mahasiswa di bidang penyiaran, laboratorium ini terintegrasi dengan Radio Istara FM 101.1 FM, radio milik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo yang dapat diakses melalui siaran radio konvensional pada frekuensi 101.1 FM serta melalui layanan radio online streaming sehingga dapat menjangkau pendengar lebih luas di era digital. Radio Istara FM menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan penyiaran seperti siaran langsung, produksi program hiburan dan edukasi, peliputan berita kampus, talkshow bersama narasumber, pembuatan konten podcast, program musik, kampanye sosial, hingga kegiatan promosi dan event broadcasting. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami proses kerja industri radio secara nyata serta memiliki kompetensi yang relevan untuk menghadapi perkembangan media audio konvensional maupun digital.